• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

Terlahir untuk Ciptakan Karya

by
February 7, 2016
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TANGERANG, ULTIMAGZ.com – Tepat pukul satu siang, anak-anak dan beberapa orangtua sibuk menikmati atraksi jet ski yang ditampilkan di Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci), Tangerang. Selang beberapa menit, seseorang mengumumkan bahwa perlombaan mewarnai untuk anak-anak akan segera dimulai. Pada waktu yang sama, beberapa anak muda pun tampak bersiap mengenakan life vest atau jaket pelampung, lalu menyeberangi Sungai Cisadane untuk segera memulai diskusi terbuka.

Diskusi tersebut diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang tergabung dalam komunitas Pojok Sastra. Diskusi pun berlangsung di ruang terbuka yang bekerja sama dengan acara ‘Pameran Lukisan & Pagelaran Seni Budaya Nusantara’. Mengangkat tema ‘Mahasiswa dan Tanggung Jawab Sosial’, pembahasan berfokus pada permasalahan lingkungan, salah satunya adalah air bersih.

“Kenapa tema ini, karena kami merasa mahasiswa hari ini terlihat ngantuk, dalam artian kurang bergairah. Jujur, saya pribadi sangat rindu sama mahasiswa zaman seperti Soe Hok Gie, Ahmad Wahib, dan lain-lain. Saya kurang merasakan nuansa romantisme menjadi mahasiswa hari ini, terutama lingkungan terdekat saya,” kata Ketua Pojok Sastra, Yudisthira Swarabahana, Sabtu (6/2).

Direktur Pemberitaan Metro TV Tommy Suryopratomo selaku pembicara menjelaskan tiga hal dalam kesempatan tersebut. Hal pertama yang disampaikan, yakni bagaimana mahasiswa dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan, terutama air bersih. Menurut Tommy, 60% penduduk di Indonesia tidak memperoleh air bersih yang dapat dimanfaatkan. Di Jakarta pun mayoritas warga membeli air PAM, karena tidak dapat menikmati air bersih.

Tommy memberi gambaran bahwa di negara-negara lain, seperti Amerika, Republik Rakyat Tiongkok, dan Korea, banyak rumah yang dibangun menghadap sungai. Hal itu dilakukan agar membangun awareness untuk tidak mengotori sungai, sehingga warga dapat melihat pemandangan yang indah saat keluar rumah.

“Kalau membiarkan air tercemar, itu dapat membunuh kehidupan kita. Air adalah kehidupan, karena itu penting untuk dijaga,” ujar Tommy.

Kedua, bagaimana mahasiswa dapat peduli terhadap lingkungan. Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) harus dilakukan seminimal mungkin, karena masyarakat akan dituntut untuk mengurangi CO2 di masa mendatang.

Ketiga adalah bagaimana membangun kepedulian terhadap sesama, baik mahasiswa maupun masyarakat. Pendidikan dan keterampilan, menurut Tommy, merupakan modal untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Sebanyak 75% orang Indonesia mengenyam pendidikan hanya pada tingkat SMP ke bawah.

Dengan demikian, mahasiswa di era ini diharapkan dapat berkontribusi atau melakukan sebuah aksi, sehingga masyarakat yang membutuhkan memiliki kompetensi. Salah satunya adalah dengan mendorong orangtua untuk memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak atau memberikan pelatihan keterampilan yang sesuai dengan minat.

“Kita ini termasuk kelompok orang yang beruntung. Mahasiswa adalah kekuatan perubahan. Kita harus membangun peradaban yang aman, nyaman, dan peduli dengan sesama,” jelasnya.

Selain diskusi, acara ini sekaligus menjadi ajang peluncuran buku kumpulan puisi Pojok Sastra yang berjudul Mahasiswa Sebait Lagi.

Asah pemikiran dari hati

Usai berdiskusi dengan Tommy, peserta dan anggota Pojok Sastra kembali melanjutkan pembahasan tentang mahasiswa, media, dan teknologi. Interaksi pun berjalan sekitar dua jam.

Pojok Sastra lahir dari ‘celetuk’ untuk membangun sebuah komunitas yang ‘ngobrol’ dan memiliki konten saat Yudisthira sedang bercakap tentang sastra, novel, dan filosofi. Filosofi kata ‘Pojok’ menjelaskan agar tidak meremehkan orang-orang yang termajinalkan atau terpinggirkan. Tidak hanya itu, penggunaan kata ‘Sastra’ menggambarkan bahasa sansekerta, diartikan sebagai sebuah teks yang berisi instruksi.

“Kita mau ngomongin isu yang luas, bukan hanya musik atau novel, tapi semua hal yang fundamental, seperti agama, filsafat, dan sosial. Bahkan, musik dan agama pun merupakan sastra,” ujar Yudisthira.

Hingga saat ini, Pojok Sastra beranggotakan 37 mahasiswa UMN dari angkatan 2013, 2014, dan mayoritas 2015. Terbentuk sejak 2015 silam, setiap minggu Pojok Sastra mengadakan sebuah pertemuan di lantai tiga gedung C UMN. ‘Piknik Sastra Bersama Senja’ merupakan acara pertama sebelum senja yang dilanjutkan dengan membaca buku, diskusi, dan ditutup doa dalam puisi.

Pembahasan yang pernah diangkat dalam diskusi, di antaranya tentang peran kata bagi manusia, toleransi beragama, dan kehendak bebas atau determinisme. Selain itu, program lain yang direncanakan adalah menggelar kegiatan sosial diskusi terbuka setiap enam bulan sekali atau per semester.

“Diskusi terbuka ini acara di mana kita terjun ke masyarakat, nyobain seperti tadi belajar menggambar sama anak-anak pemulung setiap enam bulan dan pembicara dari luar. Karena gue selalu berpikir, dari kegelisahan, dari pikiran, jatuh ke sastra, jatuh ke perbuatan,” tuturnya.

Berangkat dari diskusi tersebut, lanjut Yudisthira, mahasiswa diharapkan dapat mengasah pemikiran, memiliki gairah, dan berkeinginan untuk belajar bersama-sama.

“Pengennya santai. Mereka datang karena merasa Pojok Sastra bermanfaat. Gue gak mau anak UMN atau anak lain datang ke Pojok Sastra cuma mau absen, SKKM, atau dapat nilai. Gue mau mereka datang ke Pojok Sastra dari hati,” harapnya.

Penulis: Lani Diana

Fotografer: Lani Diana

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Layanan Digratiskan, Ini Dia Sumber Pendapatan Whatsapp

January 22, 2016

Marvel Rilis Trailer Kedua “Avengers: Infinity War”

March 19, 2018

Operet Aku Anak Rusun: Perbedaan Itu Semanis Gulali

September 23, 2017

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?