• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

Ilustrasi Suara Rakyat dalam Dunia Pewayangan

by
December 8, 2016
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Pementasan ke-22 Indonesia Kita berjudul Sabdo Pandito Rakjat di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta dari tanggal 2-3 Desember 2016, mengangkat tema dunia pewayangan sebagai konsep pementasannya. Bukan hanya menjadi konsep, cerita wayang tersebut dibalut dengan kondisi politik Indonesia saat ini.

“Hari ini, kami akan menafsir lagi karya seorang maestro asal Semarang. Karyanya malam ini akan ditafsir oleh Mas Bintang (Indrianto) dan Sujiwo Tejo. Sebuah karya di dunia pewayangan yang sangat berperan untuk Indonesia. Kalau saja tidak ada dunia pewayangan, akankah ada sumbangan budaya yang luar biasa di Indonesia,” ungkap ketua tim kreatif Indonesia Kita Butet Kartaredjasa pada kata pembukaanya jelang penampilan hari kedua, Sabtu (03/12/16).

Distutradarai oleh Sujiwo Tejo, Sabdo Pandito Rakjat menceritakan perebutan peran menjadi Arjuna dalam sebuah pentas wayang orang oleh Akbar dan Cak Lontong. Mengadaptasi karya maestro wayang kulit Tanah Air Ki Nartosabdo, ilustrasi pertengkaran Arjuna dengan Karna dalam dunia pewayangan akhirnya diangkat dalam cerita pementasan teater kali ini.

Dalam dunia pewayangan, diceritakan bahwa Arjuna dan Karna adalah saudara dari seorang ibu yang sama, yakni Kunti. Begitu pula pada pementasan Sabdo Pandito Rakjat, Akbar dan Cak Lontong akhirnya harus menerima kenyataan ketika mengetahui bahwa mereka memiliki seorang ibu yang sama yaitu Kunti yang diperankan oleh Happy Salma.

Pertengkaran Arjuna dan Karna diilustrasikan sebagai perebutan peran Arjuna oleh Akbar dan Cak Lontong pada cerita Sabdo Pandito Rakjat. Namun akhirnya, Kunti yang justru menjadi korban atas pertengkaran kedua anaknya tersebut, sebab ia tak mau kehilangan satupun anaknya.

Penderitaan Kunti digambarkan sebagai suara rakyat pada relevansinya dengan situasi politik Indonesia saat ini. Seperti yang dikatakan oleh Sujiwo Tejo setelah melakukan aksi dalangnya di atas panggung; “Kunti adalah perwakilan dari suara rakyat. Menyaksikan mereka yang berebut kekuasaan”.

Para elit politik di Indonesia kini terlalu menikmati suasana “peperangan” saling menjatuhkan demi memperoleh kekuasaan sehingga kepentingan rakyat akhirnya menjadi terkesampingkan di sini. Lalu, kesedihan rakyat akibat keinginan adanya persaingan politik yang sehat dan bersih pun akhirnya digambarkan dengan kesedihan Kunti yang mau tak mau harus menyaksikan kedua putranya Arjuna dan Karna bertarung sampai mati.

“Kita patut bersyukur karena karena 2/12 berlangsung dengan aman dan lancar. Efeknya jelas, payung biru menjadi makin laris,” canda Butet.

“Pesannya hanya satu; jangan kapok menjadi Indonesia! Mari beribadah kebudayaan!” tutup pria yang juga memainkan peran sebagai ayah Cak Lontong dalam adegan Sabdo Pandito Rakjat ini.

Salah satu potongan adegan Butet Karteredjasa (tengah) pada saat bernyanyi bersama Donita (kiri) dan Sruti Respati (kanan) dalam pementasan "Sabdo Pandito Rakjat".
Salah satu potongan adegan Butet Karteredjasa (tengah) pada saat bernyanyi bersama Donita (kiri) dan Sruti Respati (kanan) dalam pementasan “Sabdo Pandito Rakjat”.

 

Penulis: Richard Joe Sunarta

Editor: Kezia Maharani Sutikno

Fotografer: Richard Joe Sunarta, Roberdy Giobriandi

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Final Voli Ulympic 2017: Cheetah B Kalahkan Cheetah A

October 13, 2017

Donor Darah untuk Penderita Leukemia

February 7, 2016

Pasar Triwindu Solo: Menjual Kenangan, Membeli Sejarah

September 17, 2014

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?