• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

Menilik Lebih Dalam Fenomena Friendzone

by
April 23, 2017
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Pada umumnya hubungan pertemanan kerap kali menjadi awal mula dari hubungan yang lebih serius. Berangkat dari hubungan tersebut, seringkali timbul perasaan yang lebih spesial. Namun apa jadinya jika perasaan tersebut hanya dirasakan oleh salah satu pihak saja?

Di kalangan remaja milenial, friendzone atau menjadi ungkapan yang menggambarkan kejadian di atas. Friendzone sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut hubungan yang dimulai dari pertemanan namun, seiring berjalannya waktu, salah satu di antara keduanya memiliki perasaan lebih terhadap temannya. Sebaliknya salah satu pihaknya hanya mengganggap hubungan tersebut hanya sebatas pertemanan dan menempatkan pihak lain tersebut dalam ‘zona teman’.

Hubungan pertemanan antara laki-laki dan perempuan dipercaya tidak akan berjalan dengan normal karena ada kemungkinan salah satu di antaranya memiliki perasaan lebih. Hal tersebut biasanya bermula dari intensitas pertemuan dan interaksi yang dilakukan oleh keduanya yang terkesan ‘manis’. Dalam konteks ini kata manis berarti perlakuan yang lebih spesial dibandingkan dengan teman yang lain sehingga menimbulkan perasaan nyaman.

Jika dibiarkan, friendzone bisa menjadi pembatas bahkan perusak hubungan pertemanan sebab pertemanan yang dijalin keduanya tidak lagi berlandaskan kepedulian antar teman melainkan munculnya harapan untuk melangkah ke jenjang yang lebih lanjut. Lantas apakah yang harus dilakukan untuk terlepas dari jeratan friendzone?

Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah mengurangi intensitas pertemuan kalian, berhenti menjadi sosok yang selalu ada bagi dia, dan bandingkan pandangan kalian tentang hubungan yang lebih serius untuk menilai seberapa pantaskah dia untuk diperjuangkan. Selain untuk menjaga agar hubungan kalian lebih stabil, hal tersebut juga menjauhkan kalian dari perasaan sakit yang berlebih.

Sedangkan untuk mengantisipasi terjadinya friendzone, sebaiknya kalian harus memikirkan ulang tujuan awal dari hubungan pertemanan tersebut. Apakah dia sosok yang tepat dijadikan pasangan ataukah hanya sebatas sahabat. Karena pada hakekatnya segala hubungan haruslah berlandaskan rasa nyaman satu sama lain. Akan tetapi, kembali pada penilaian diri sendiri tentang batasan dari rasa nyaman tersebut.

Penulis: Natalia Setiawan, Farrel Adam

Editor: Kezia Maharani Sutikno

Foto: heartiste.files.wordpress.com

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Kisah Eksil yang Rela Melupakan Masa Lalu

January 29, 2016

Penbes Teater KataK ke-70 Terinspirasi dari Tenggelamnya Kapal Van der Wijck

May 23, 2023

Invisible Man: Melihat Toxic Relationship Lebih Jauh

March 18, 2020

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?