• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

“Beta Mau Jumpa” Ungkap Perdamaian di Balik Konflik Ambon 1999

by
March 4, 2020
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Pusat Studi Urban dan Pusat Studi Asia Tenggara Unika Soegijapranata menyelenggarakan kegiatan menonton dan diskusi film dokumenter Beta Mau Jumpa pada Jumat (28/02/20) siang. Diputar di Gedung Teater Thomas Aquinus, Semarang, film ini mengisahkan konflik antara warga Islam dan Kristen di Ambon pada 1999 hingga 2002.

Menelan ribuan nyawa dan menyisakan trauma mendalam bagi masyarakat, ternyata peristiwa tersebut memiliki sisi lain, yakni kelembutan dan welas asih. Dalam film digambarkan secara apik bagaimana sekelompok warga beragama Islam menyembunyikan tetangganya yang beragama Kristen agar tidak diserang, dan demikian sebaliknya. 

Film dokumenter garapan Ari Trismana ini juga menggambarkan peristiwa seusai konflik, ketika para perempuan dan anak muda bekerjasama untuk memulihkan perdamaian dan merajut kembali hubungan antar pemeluk agama yang sempat rusak parah. 

Ketua Pusat Studi Urban Unika Soegijapranata Dr. Trihoni Nalesti Dewi mengungkapkan, bahwa keberanian bagi kedua kelompok untuk saling bertemu menjadi menarik karena memunculkan kemandirian untuk membangun perdamaian. Film ini mengingatkan bahwa perdamaian tidak tercipta dalam semalam, melainkan butuh ketekunan panjang melalui tindakan sehari-hari dalam mewujudkannya.

Salah seorang aktivis Paparisa Ambon Bergerak Weslly Johannes mengatakan bahwa hidup bukanlah perihal menang atau kalah. Dikutip dari ayosemarang.com, dalam film ini, tujuannya bukanlah untuk menang, tetapi untuk menghadirkan kedamaian.

Selain Trihoni dan Weslly, Perwakilan Pusat Studi Asia Tenggara Unika Soegijapranata Adrianus Bintang pun tampil sebagai narasumber yang memulai diskusi dalam kegiatan nonton bareng (nobar) tersebut. Turut mendampingi, Direktur EIN Institute Ellen Nugroho juga hadir sebagai moderator. 

Film yang berdurasi 35 menit ini merupakan film kedua dari serial dokumenter Indonesian Plurality yang diproduksi oleh Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) Univesitas Gadjah Mada, The Pardee School of Global Studies Boston University, serta Watchdoc Documentary. Film ini dirilis di Ambon pada Januari lalu dan diputar di beberapa tempat, salah satunya di Studio Audio Visual Puskat, Yogyakarta pada Jumat (31/01/20).

 

Penulis: Sr. Angela Siallagan

Editor: Maria Helen Oktavia

Foto: malukuterkini.com

Sumber: sumaterapost.co, unika.ac.id, ayosemarang.com

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Begin Again: Saat Cinta dan Musik Tak Lagi Sama

October 26, 2014

Cihuni Bewarna Bagi Semangat dengan SDN Cihuni II

May 22, 2017

Kado Perpisahan dari Black Mamba

April 15, 2016

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?