• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

Catastrophic Thinking, Kebiasaan Memprediksi Skenario Terburuk

by
July 4, 2020
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Pernahkah kamu melihat dirimu memikirkan skenario terburuk dari suatu peristiwa? Tenggelam dalam dugaan akan suatu hal, juga rasa takut yang belum tentu terjadi. Contohnya, seperti memprediksikan hal terburuk yang tanpa disadari malah berbalik menyerangmu.

Catastrophic thinking merupakan sebuah kebiasaan untuk memercayai bahwa sesuatu yang terburuk akan terjadi. Pemikiran seperti ini dapat membuat seseorang percaya bahwa suatu hal yang terjadi padanya akan sangat buruk dan membuatnya tak berdaya, dikutip dari pijarpsikologi.com.

Ron Breazeale dalam psychologytoday.com mengatakan bahwa catastrophic thinking membuat seseorang memikirkan skenario terburuk secara tidak rasional. Ron mengatakan bahwa kebiasaan seperti ini dapat meningkatkan rasa cemas dalam diri seseorang, dan membuat orang itu tidak dapat mengambil keputusan saat dibutuhkan, terutama dalam situasi sulit.

Pikiran seperti ini dapat membuat orang yang melakukan merasa sedih, tak berdaya, takut, dan stres. Bila terus dilakukan, budaya pikir seperti ini dapat membuat seseorang masuk dalam depresi, dilansir dari medicalnewstoday.com.

Joe Dilley dalam psychcentral.com mengatakan bahwa catastrophic thinking bermasalah, sebab pikiran ini mampu menjadi pemicu terjadinya hal-hal yang berusaha kita cegah. Seperti kata pepatah, apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi. Menjadi mungkin bahwa sering memprediksi skenario terburuk akan meningkatkan kemungkinan scenario terburuk tadi terjadi pada kita.

Ron dalam psychologytoday.com menghimbau, budaya pikir seperti ini perlu dikelola, bukan dikurangi. Mengutip medicalnewstoday.com, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi catastrophic thinking.

Pertama, kamu harus mengakui bahwa ada hal-hal yang akan membuatmu tidak nyaman. Hidup tidak selalu dipenuhi dengan hal baik. Kita juga pasti akan merasakan hal buruk dalam hidup kita, tapi bukan berarti satu hal buruk akan membuat seluruh kehidupan kita buruk.

Kedua, kamu harus menyadari bahwa kamu berpikir secara irasional. Catastrophic thinking seringkali diikuti oleh pola pikir yang berbeda. Contohnya seperti ini, seseorang mulai merasa dirinya sedang sakit. Pikiran ini kemudian berlanjut ke arah negatif dan membuatnya berpikir bahwa sakit yang ia rasakan semakin parah. Pikiran itu berkembang dan membuatnya berpikir bahwa ia tidak akan sembuh dari rasa sakitnya. Saat seseorang menyadari budaya berpikirnya ini, orang itu akan menjadi lebih siap menghadapinya.

Ketiga, yakinkan diri sendiri untuk berhenti memikirkan skenario negatif yang muncul dalam otakmu. Meneriakkan kata ‘berhenti’, atau ‘sudah cukup’ akan membantumu mengubah arah pikiranmu dan mencegah pikiran negatif tadi terus berlanjut.

Keempat, coba pikirkan hasil lain. Alih-alih memikirkan hasil negatif, coba pertimbangkan hasil positif atau opsi yang kurang negatif dari sebuah fenomena.

Kelima, yakinkan dirimu bahwa kamu bisa menghadapi pikiran ini. Seseorang dengan budaya catastrophic thinking ini harus mulai percaya pada diri mereka, dan percaya bahwa mereka dapat mengatasi rasa takutnya.

Terakhir, rawat dirimu. Pikiran negatif tadi seringkali muncul saat seseorang merasa stres dan lelah. Cobalah untuk berisitirahat yang cukup dan melakukan sesuatu untuk menghilangkan stress. Berolahraga, meditasi, atau menulis jurnal dapat membantumu merasa lebih baik.

Penulis: Ida Ayu Putu Wiena Vedasari

Editor: Xena Olivia

Foto: pexels.com

Sumber: pijarpsikologi.com, psychologytoday.com, medicalnewstoday.com, psychcentral.com

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Lewat KBM Answer, Suara Mahasiswa Pun Terjawab

April 6, 2014

Arcana Baru Juggernaut, Patch 7.03, dan TI7

March 19, 2017

Pemerintah Resmi Larang Mudik Lebaran 2020

April 22, 2020

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?