• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

Ketahui Alasan Ketatnya Standar Kecantikan Industri K-Pop

by
October 26, 2021
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Standar kecantikan dari Korea Selatan telah memainkan peran penting dalam mengubah cara wanita memandang kecantikan. Dengan meningkatnya popularitas artis Korean Pop (K-Pop), semakin sulit untuk mengabaikan bagaimana sisi gelap bisnis dan kelanggengan budaya penggemar yang beracun telah berdampak negatif pada artis yang menguasai industri.

Korea Selatan terkenal dengan standar kecantikannya yang tinggi, seperti yang ditunjukkan oleh prevalensi penampilan dan keistimewaan cantik di masyarakatnya. Maka dari itu, saat merekrut para K-pop idol, mereka yang dianggap lebih cantik menurut standar kecantikan lebih mungkin untuk dipekerjakan.

Industri hiburan K-Pop memandang seseorang ‘cantik’ bila memiliki tubuh ramping, wajah kecil, rahang berbentuk V, bibir kecil, kulit pucat, kulit cerah, dan mata besar. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila K-pop idol mendapat banyak tekanan untuk mempertahankan citra yang sempurna agar dapat terus menarik penggemar.

Penekanan berat pada penampilan fisik dalam masyarakat Korea Selatan telah memengaruhi cara pandang orang dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya, mereka yang dianggap ‘cantik’ atau ‘tampan’ secara konvensional dapat mengakses peluang yang lebih baik, terutama dalam hal pekerjaan. Dalam banyak kasus, penampilan fisik lebih penting daripada latar belakang pendidikan atau kualifikasi seorang calon. Dengan demikian, sebagian besar penduduk melakukan apa pun yang mereka bisa untuk menyempurnakan ciri fisiknya.

Dilansir dari demontattler.com, Korea Selatan dianggap sebagai “ibu kota operasi plastik dunia” karena telah melakukan operasi plastik terbanyak sejak 2009. Dengan lebih dari 980.000 operasi yang tercatat pada 2014.

Na Jinkyung, seorang profesor psikologi yang mengkhususkan diri dalam membandingkan budaya Timur dan Barat, pernah mengatakan bahwa standar kecantikan tersebut dinilai tidak realistis oleh masyarakat luar. Akan tetapi, standar sosial ini diterima secara luas dalam hal kecantikan di Korea Selatan. Menurut Na, kolektivisme inheren (berhubungan erat atau melekat) yang dimiliki masyarakat Korea Selatan adalah salah satu faktor yang mendasari standar kecantikan ini.

“Orang Korea Selatan akan memilih untuk mengubah diri mereka sendiri, seperti melalui operasi, yang kami sebut sebagai kontrol sekunder agar sesuai dengan lingkungan mereka. Orang Korea Selatan memperoleh harga diri dari penerimaan orang lain, berbeda dengan fokus Barat pada menciptakan harga diri sendiri,” jelas Na.

Namun, saat K-pop menjadi semakin populer di Barat, perusahaan hiburan melepaskan standar kecantikan yang ketat karena penonton Barat lebih terbuka untuk merangkul berbagai penampilan. Beberapa K-pop idol sudah mulai berani melanggar standar kecantikan dengan caranya sendiri dan menunjukkan bahwa semua jenis kecantikan harus dirangkul. Hal ini secara positif akan memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan mereka serta menginspirasi penggemar untuk lebih terlibat dalam mencintai diri sendiri.

 

Penulis: Alycia Catelyn

Editor: Elisabeth Diandra Sandi

Foto: pexels.com/Tuan

Sumber: demontattler.com, insider.com, asia.nikkei.com, medium.com

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Wisudawan UMN Diminta Siap Hadapi Evolusi Dunia Kerja

December 4, 2017

Childfree Bukan Pilihan Egois, Melainkan Realistis

September 11, 2021

Impostor Syndrome: Saat Diri Tak Kunjung Merasa Cukup

February 16, 2022

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?