• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

Berdamai dengan Kesepian Saat Pandemi

by
October 28, 2021
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Sudah berjalan satu tahun lebih, pandemi COVID-19 masih belum terlihat ujungnya. Selain mencari cara untuk segera mengakhiri penyebaran virus, masyarakat juga terus memikirkan cara beradaptasi dengan keadaan baru. Termasuk belajar mengatasi kesepian akibat perubahan bentuk aktivitas yang kini dibatasi ruang dan waktu.

Berdasarkan survei yang dilakukan Into The Light, komunitas dengan misi pencegahan bunuh diri remaja di Indonesia, 98% dari 5.211 responden merasa kesepian dalam periode Mei hingga Juni 2020. Terbukti dua dari lima partisipan memilih untuk bunuh diri dan melukai dirinya selama pandemi. Survei tersebut membuktikan mayoritas masyarakat merasa pandemi membuat mereka sendiri dan tidak memiliki tempat untuk konsultasi.

Pandemi dan Kesepian, Apa Kaitannya?

Di masa pandemi, sebagian besar kesepian dialami oleh mereka yang harus menetap di rumah karena pembatasan sosial atau karantina mandiri. Hal ini dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19. 

Secara umum, rasa kesepian dapat menimbulkan masalah kesehatan. Dilansir dari klikdokter.com, kesepian yang tidak berujung mampu menimbulkan perasaan stres dan depresi. Alhasil kesehatan fisik dan mental akan menjadi taruhan.

Berikut beberapa tanda bahaya kesepian yang sudah mempengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang:

  1. Imun tubuh yang menurun
    Kesepian berada di rumah secara terus-menerus akan membuat seseorang merasa malas untuk produktif. Akibatnya, imun tubuh menurun dan berujung dengan sakit. Kesepian dapat menyebabkan peradangan kronis dan membuat kadar norepinefrin, kadar tekanan darah rendah dalam tubuh meningkat. Kadar ini yang nantinya mengurangi imun tubuh agar kebal terhadap virus COVID-19. Tentu hal ini berbahaya bagi tubuh jika tidak segera ditangani.
  2. Berat badan meningkat
    Berat badan seseorang yang meningkat menjadi salah satu bahaya bagi kesehatan fisik. Hal ini karena kesepian mampu membuat seseorang menjadi stres. Jika seseorang stres, seringkali porsi makan seseorang akan meningkat. Tentu efek yang dihasilkan adalah berat badan berlebih.
  3. Hilang minat pada hal yang digemari
    Kesepian saat pandemi juga membuat menurunnya minat seseorang untuk melakukan hal yang sebelumnya dia gemari. Jika hal ini terjadi, kapasitas aktivitas seseorang akan menurun sehingga seseorang sulit untuk berkonsentrasi. Sebagai contoh, sebelum pandemi perempuan kerap merapikan diri untuk pergi dari rumah. Sedangkan, saat pandemi berlangsung mereka memilih untuk tetap di rumah dan tidak bertemu orang lain. Hal ini membuat keinginan untuk merawat diri menurun.

Jika tanda-tanda tersebut Ultimates rasakan, penting untuk segera mencari jalan keluar agar tidak semakin buruk. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah mencari teman untuk bercerita, seperti orang tua dan teman. Cara lainnya Ultimates dapat menghubungi ahli seperti psikolog. 

 

Cara Menghindari Kesepian Selama Pandemi

Pandemi Covid-19 membuat setiap orang memiliki tantangan dan cara sendiri untuk beradaptasi dengan rasa kesepian. Proses untuk menghentikan masa kesepian selama pandemi akan berbeda-beda bagi setiap individu. Ultimates dapat menggunakan cara-cara berikut agar kesepian tidak dibiarkan berlarut-larut.

Pertama, coba ubah sudut pandangmu mengenai kesepian. Sudut pandang kesepian bisa diubah dengan berdiam di rumah sebagai me time. Dengan pola pikir seperti itu, peluang untuk lebih produktif dan menemukan jati diri akan lebih tinggi. Selain pola pikir, perlu juga untuk menerapkan positive thinking.

Selain itu, cobalah untuk membuka cerita dengan orang-orang terdekat seperti orang tua dan sahabat. Ultimates dapat melakukan video call dan memanfaatkan permainan daring gratis yang ada di internet. Hal ini dapat meningkatkan suasana hati untuk beraktivitas.

Produktivitas lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan berolahraga tanpa menggunakan alat sama sekali, misalnya jalan kaki atau jogging. Selain fisik yang sehat, olahraga mampu membuat suasana hati lebih baik dan jauh dari pikiran negatif. 

Kesepian saat pandemi COVID-19 sulit untuk dihindari. Namun, Ultimates dapat mencari kegiatan yang disukai untuk mengisi waktu luang. Bila dibiarkan terlalu lama, akan berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental. Maka dari itu, penting untuk mencari teman cerita secara daring agar tidak kesepian selama pandemi yang masih berlangsung.

 

Penulis: Maria Katarina

Editor: Andi Annisa Ivana Putri

Foto: investor.id

Sumber: cnnindonesia.com, sonora.id, klikdokter.com, inews.id, kompas.com

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Era Barcelona Telah Berakhir?

April 19, 2014

Mount Rushmore for Lebron James (2)

November 10, 2014

Menyoroti Kegigihan Ibunda Jusuf Kalla dalam Film “Athirah”

September 24, 2016

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?