• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

“The Boy in the Striped Pyjamas” Kisahkan Sejarah Jerman yang Kelam

by
September 3, 2022
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Setiap penjuru dunia pasti memiliki sejarah kelamnya masing-masing. Banyak cara untuk mengisahkan sejarah ke generasi selanjutnya, salah satunya melalui film.

Film “The Boy in the Striped Pyjamas” mengisahkan sejarah kelam di Jerman pada masa kekuasaan diktator Adolf Hitler. Adolf Hitler terkenal sebagai pemimpin Nazi Jerman yang memusuhi Yahudi pada 1933. Salah satu tragedi yang dibuat olehnya adalah Holocaust. Mengutip suara.com, Holocaust adalah peristiwa pembunuhan besar-besaran yang dilakukan oleh bangsa Nazi pada orang Yahudi selama mereka berkuasa. 

Dalam film tersebut, terdapat keluarga kecil yang terdiri dari ayah, ibu, satu anak perempuan yang bernama Gretel, dan satu anak laki-laki bernama Bruno (Asa Butterfield). Keluarga tersebut pindah dari Berlin ke Polandia karena sang Ayah yang merupakan petinggi tentara Jerman, ditugaskan ke sana.

Pada awalnya, Bruno tidak menyukai rumah barunya karena ia tidak mempunyai teman yang bisa diajak bermain, tidak seperti saat ia masih tinggal di Berlin. Hari demi hari ia lewati dengan rasa bosan. Bersamaan dengan hal itu, Bruno melihat pria tua yang bekerja di rumah mereka. Penampilan pria tersebut sangat aneh karena ia bekerja menggunakan piyama dengan motif bergaris.

Kemudian, Bruno juga melihat dari jendela kamarnya terdapat sekumpulan orang yang menggunakan baju piyama bergaris di dalam sebuah kamp. Bruno tertarik akan hal itu dan pergi keluar rumah untuk mencari kebenaran mengenai sekumpulan orang yang menggunakan piyama tersebut.

 

“The Boy in the Striped Pyjamas” Kisahkan Sejarah Jerman yang Kelam (ULTIMAGZ)
Salah satu adegan film “The Boy in the Striped Pyjamas”. (Foto: indozone.id)

Film keluaran tahun 2008 ini pun berpusat pada Bruno dan Shmuel (Jack Scanlon). Shmuel adalah anak kecil yang seumuran dengan Bruno dan merupakan seorang tahanan Yahudi di kamp belakang rumahnya. 

Banyak tantangan yang harus Bruno hadapi demi bermain bersama Shmuel. Namun sayangnya, kepolosan Bruno dan persahabatannya dengan Shmuel pada akhirnya akan membawa bencana pada hidupnya dan keluarganya.

Mark Herman sebagai sutradara menggunakan pendekatan yang unik untuk mengisahkan tragedi Holocaust. “The Boy in the Striped Pyjamas” memakai sudut pandang kenaifan masa kanak-kanak untuk mengkritik kejadian Holocaust. 

Film ini dramatis dalam segala hal dan secara realistis mengungkapkan realita mengerikan saat itu, dan penonton mungkin lupa bahwa film ini bergenre fiksi. Menggunakan alur maju, penonton seolah-olah diajak untuk menyimak kisah Bruno dan pertemanannya dengan Shmuel.

Akting dari para pemainnya kuat, terutama duet aktor muda Asa Butterfield dan Jack Scanlon. Keduanya menghuni peran mereka dengan baik, memungkinkan audiens untuk menerima hubungan yang mustahil yang didasarkan pada kedua sisi oleh perasaan kesepian dan isolasi.

Kepintaran film ini adalah bahkan tanpa menggunakan adegan yang mengerikan atau grafis, film ini masih mengingatkan kita pada kebrutalan tragedi Holocaust. Film ini mengisahkan kebrutalan sebuah sejarah kelam, tetapi tidak memaksa penonton untuk benar-benar menatap kebrutalan itu secara langsung. 

Baca juga: Mengenal 5 Pemimpin ‘Problematik’ dalam Sejarah Dunia

Memilukan seperti yang selalu diceritakan sejarah mengenai Holocaust, film ini membawa jenis kesedihan yang berbeda. Kepolosan masa kanak-kanak adalah konsep yang mendominasi film ini dan mendukung perspektif tentang Holocaust yang penting untuk pemahaman penuh tentang kekejaman Nazi selama Perang Dunia Kedua.

Apabila Ultimates ingin menonton film ini, lebih baik pelajari dan ketahui lebih mengenai tragedi Holocaust. Sebab, film ini merupakan pengantar yang lebih lembut untuk realitas mengerikan dari Holocaust.

 

Penulis: Aqeela Ara

Editor: Alycia Catelyn

Foto: movieklub.com, indozone.id

Sumber: suara.com

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

The Wilhelm Scream: Teriakan Ikonik dalam Dunia Perfilman

March 24, 2023

Alumni Jurnalistik 2011 UMN Dokumentasikan Evakuasi Korban Lion Air JT 610

November 3, 2018

Aturan Baru Mata Kuliah Umum di UMN

August 17, 2014

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?