• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

Budaya Wariskan Pakaian Kurangi Perilaku Konsumtif Fesyen

by
September 20, 2020
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Untuk keluarga dengan anak lebih dari satu atau anak yang rentang umurnya saling dekat, seringkali anak tersebut diberi baju yang pernah digunakan sebelumnya oleh anggota keluarga. Sepintas memberikan pakaian bekas untuk dipakai kembali terkesan sederhana. Namun, budaya ini bisa menghemat konsumsi tekstil rumah tangga, lho.

Industri fesyen merupakan industri besar yang aktif menyumbang kerusakan bagi lingkungan. Mengutip businessinsider.com, bisnis ini menghasilkan 10 persen dari emisi karbon seluruh umat manusia. Terlebih lagi, 85 persen dari semua tekstil yang diproduksi berakhir di tempat pembuangan setiap tahunnya. Selain itu, mode merupakan bisnis yang menggunakan air terbesar kedua di dunia. Tak hanya itu, pemakaiannya juga turut mencemari lautan dengan mikroplastik.

Melansir dari artikel World Resources Institute (WRI), pakaian yang dibuat dari bahan non-biodegradable membutuhkan waktu 200 tahun untuk terurai. Selain itu, untuk membuat satu kaus berbahan kapas saja dibutuhkan 2700 liter air. Jumlah air tadi setara dengan konsumsi air seseorang selama dua setengah tahun.

Laporan tahun 2017 dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) memperkirakan bahwa 35 persen dari semua mikroplastik (potongan plastik sangat kecil yang tidak pernah terurai) di laut berasal dari pencucian tekstil sintetis seperti poliester, dikutip dari weforum.org.

Secondary Materials and Recycles Textiles (SMART) dalam siaran persnya mengatakan, penggunaan kembali barang tekstil, seperti pakaian, dapat menyelamatkan lingkungan dari kerusakan akibat industri tekstil. Industri tekstil menggunakan banyak sekali bahan kimia dan memproduksi limbah yang besar pula dalam memproduksi produk barunya. Selain itu, tekstil yang hanya dibuang tanpa didaur ulang akan meningkatkan emisi gas rumah kaca. Hal ini dapat berpotensi menghapus tanaman dan satwa di Bumi, dikutip dari smartasn.org.

Perilaku menggunakan kembali barang yang pernah digunakan sebelumnya termasuk dalam salah satu pedoman menjaga lingkungan, yaitu reuse, yang merupakan salah satu bagian dari pedoman 5 R (refuse, reduce, reuse, repurpose, dan recycle). Mengutip dari lh.gunungkidulkab.go.id, perilaku reuse dapat membantu mengurangi penumpukan sampah. Bila melihat konteks yang dibahas, sampah yang signifikan berkurang akibat budaya warisan baju ini adalah sampah pakaian (tekstil).

Layaknya mematikan keran air agar tidak tumpah, budaya mewariskan baju sang kakak ke adik dapat membantu mengurangi melimpahnya sampah tekstil di dunia dan berdampak baik bagi lingkungan. Mengurangi konsumsi produk industri mode akan berdampak tak langsung ke tahap pembuatan barang, yang mana mengikuti hukum penawaran dan permintaan. Semakin berkurang barang itu dicari, semakin sedikit pula produksinya. Produksi pakaian yang terkendali dapat memberikan waktu bagi alam untuk menyembuhkan dirinya dari kerusakan yang terjadi akibat industri tersebut.

Manusia sebagai konsumen mode dapat berkontribusi menjaga lingkungan dengan langkah kecil. Contohnya dengan jarang membeli pakaian baru, atau mewariskan pakaian lama kepada saudara, kerabat, atau orang yang membutuhkan.

Penulis: Ida Ayu Putu Wiena Vedasari

Editor: Xena Olivia

Foto: Androw Parama M.

Sumber: businessinsider.com, wri.org, weforum.org, smartasn.org, lh.gunungkidulkab.go.id

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Ge Pamungkas Ternyata Ingin Jadi Menlu

January 5, 2016

Kaleidoscope Ingin Tonjolkan Kebudayaan Indonesia

December 15, 2015

Membagi Fakultas Dalam Dua Program Studi, Ilkom Lantik Kaprodi Baru

February 15, 2017

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?