• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

Copa de Flores Rangkul Penyintas Kekerasan Seksual Lewat Tenun Ikat

by
August 15, 2019
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com–Copa de Flores, wirausaha sosial yang bergerak di bidang industri kreatif, merangkul penyintas kekerasan seksual dan perdagangan orang melalui kegiatan menenun di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut disampaikan oleh Pendiri dan CEO Copa de Flores Maria Gabriella Isabella pada Selasa (14/08/19).

“Copa de Flores, bersama Komnas Perempuan dan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), berkolaborasi untuk membina kelompok penenun yang merupakan penyintas kekerasan seksual, perdagangan orang, dan korban pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) berat di masa lalu. Kegiatan menenun ini merupakan medium pemulihan berbasis meditasi visual,” ujar Bella dalam peluncuran koleksi mode Mera Bura di Menara Digitaraya, Jakarta Pusat.

Tenun yang dikedepankan oleh Cope de Flores adalah tenun ikat. Salah satu tahap dalam pembuatan tenun ikat mengharuskan penenun untuk diam. Sementara itu, aktivitas menenun di NTT hanya bisa dilakukan oleh wanita yang dianggap sudah ‘dewasa’ oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, menurut Bella, tahap ini menjadi upaya meditasi bagi penyintas.

Bella menuturkan, motif dalam tenun ikat seringkali merepresentasikan pembuatnya atau hal yang dialaminya. Tidak banyak mode lain yang juga memiliki kekhasan tersebut.

“Kejadian menarik yang aku temui ketika melihat satu kain tenun tua yang motifnya sangat bagus, berupa kalajengking yang tanpa aku sadari ada motif alat kelamin laki-laki. Ketika aku menanyakan arti dari motif tersebut, ternyata penenun pernah diduakan oleh suaminya,” kata Bella. 

Penenun membutuhkan waktu yang lama untuk membuat sebuah tenun ikat. Dibutuhkan waktu enam bulan untuk menghasilkan tenun ikat yang siap dipakai. Dari enam bulan tersebut, tiga bulan di antaranya digunakan untuk membuat satu rancangan motif.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mencatat, NTT berada di posisi pertama dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Selain itu, berdasarkan data Catatan Tahunan (Catahu) Komnas Perempuan 2019, jumlah kekerasan terhadap perempuan di NTT sebanyak 150 kasus. Namun, angka tersebut belum mencakup keseluruhan kasus, sebab kemungkinan tidak ada lembaga tempat korban untuk melapor, rasa tidak aman, dan kurangnya kepercayaan terhadap lembaga.

“Cara untuk mengetahui korban itu susah karena kasus kekerasan seksual dan perdagangan orang masih dianggap tabu. Kita butuh pendekatan ke penyintas dan prosesnya lama untuk mereka bercerita. Ketika para penyintas bisa curhat ke kami, perlahan diberikan aktivitas untuk healing berupa mindfulness growing,” pungkas Bella.

Penulis: Agatha Lintang

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: Bonaventura Ezra

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Lupus, Penyakit Langka Berwajah Seribu

May 14, 2018

Diego Costa Klaim Menjadi Penerus Luis Suarez

October 25, 2015

Kastrat BEM IKM FK UI Ajak Masyarakat Tolak Rokok

April 7, 2016

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?