• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

Pertunjukan Teater di TIM Mulai Kurang “Menggigit”?

by
January 20, 2016
in Uncategorized
0
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Taman Ismail Marzuki (TIM) merupakan salah satu pusat kesenian dan kebudayaan yang masih populer hingga kini. TIM yang terletak di jalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat ini menjadi ruang bagi para seniman untuk mengekspresikan karyanya, terutama seni pertunjukkan teater. Namun seiring berkembangnya zaman, benarkah pertunjukkan teater di TIM mulai kurang menarik dan terkesan kurang “menggigit” bagi para penontonnya?

Didirikan oleh Gubernur Ali Sadikin pada 10 November 1968, tempat yang awalnya bernama Taman Raden Saleh (TRS) ini menjadi tujuan utama para pencari hiburan teater di Jakarta. Kebanyakan dari mereka mencari hiburan teater yang relevan dengan situasi di Indonesia, terutama situasi sosial dan politik.

Teater Koma adalah salah satu kelompok teater yang paling sering mengisi pertunjukkan di TIM. Berdiri sejak tahun 1977, mereka dikagumi para penonton lantaran pertunjukannya kerap membawa keadaan sosial dan politik di Indonesia. Kritik pun secara berani dilayangkan lewat beberapa adegan dalam pementasan-pementasannya.

Karena hal tersebut, mereka harus rela dicekal oleh pemerintahan dan dilarang pentas beberapa kali. Teater Koma seakan berhasil membawa para penonton ikut mengkritisi suatu isu sosial-politik di Indonesia.

Namun, munculnya kelompok-kelompok teater baru yang didominasi anak muda menimbulkan kekecewaan. Pasalnya, hal yang sebelumnya dinikmati penonton tersebut perlahan mulai luntur.

“Waktu jaman dahulu, kritik-kritik dan sindiran-sindiran dalam Teater Koma adalah yang paling saya nantikan. Bahkan saya sampai ngantri demi dapat tiketnya,” ungkap Rustam Mawi, warga Kwitang, Jakarta Pusat. Ia mengaku telah menjadi penonton setia pertunjukan teater di TIM sejak 1976.

Menurutnya, pertunjukan di TIM saat ini di luar Teater Koma hanya memuaskan para anak muda dan menuruti selera-selera mereka saja. Kebanyakan sudah tak ada lagi kelompok teater yang mau mengkritisi keadaan ataupun keprihatinan yang ada di negara ini.

Bagi Rustam, teater yang dipentaskan oleh Teater Pandora dalam “Pernikahan Darah” di TIM pada Jumat-Minggu, 15-17 Januari 2016 cukup baik karena secara tidak langsung membawa anak muda kembali tertarik pada budaya bangsa. Namun menurutnya, alangkah baiknya jika pertunjukan-pertunjukan teater budaya masa kini kembali menghidupkan budaya “menggigit” ala Teater Koma.

Tentunya, hal tersebut guna menciptakan generasi muda yang tidak hanya mencintai budaya bangsa, namun juga kritis terhadap isu sosial-politik Indonesia.

 

Penulis: Richard Joe Sunarta

Editor: Alif Gusti Mahardika

Fotografer: Ignatia M. Adeline

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Serial Terbaru Harvest Moon Ajak Pemain Bangun Lingkungan Baru

May 28, 2017

UMN dan UTS Bersinergi Hasilkan Karya Batik

July 24, 2014

Sumatera Barat Donasikan Rendang Kepada Korban Tsunami Selat Sunda

December 31, 2018

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?