• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

“A 3 Minute Hug” Kisah Nyata Reuni Singkat Keluarga di Perbatasan

by
September 1, 2020
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Bertemu keluarga melalui perbatasan antara Amerika Serikat dan Meksiko demi mendapatkan pelukan hangat selama tiga menit”

SERPONG, ULTIMAGZ.com —  “A 3 Minute Hug” menceritakan mengenai keluarga yang tinggal di Amerika Serikat dan Meksiko, kemudian mereka terpisah pada perbatasan antara El Paso, Texas dan Ciudad Juárez. Namun, keluarga-keluarga yang terpisahkan ini hanya bisa bertemu dalam suatu acara reuni singkat atau yang dijuluki “Hugs Not Walls” untuk saling bertemu dan bercakap-cakap hanya dalam tiga menit.

Film berdurasi 28 menit ini merupakan film dokumenter Meksiko yang menggambarkan realita di perbatasan Meksiko-AS. Sebagai awal dari film, menampilkan percakapan melalui telepon antarkeluarga di Amerika dan Meksiko. Keseluruhan percakapan ini mengundang penonton merasakan pemanasan dari emosionalnya. Ditampilkan dengan latar pada malam hari sambil diiringi suara telepon membeberkan perasaan rindu mereka yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu dan tibalah esok harinya dapat bertemu. Ada pula percakapan sedih yang mengungkapkan perasaan seorang pria kepada keluarganya bahwa ia sangat menyayangi dan ingin memeluk ibu dan istrinya untuk selamanya. 

(Foto: Netflix)

Berpisah dan Bersatu Membuat Emosi Campur Aduk

Setelah mendengarkan percakapan dari masing-masing keluarga, alur film ini langsung membawa tampilan suasana keesokannya pada siang hari. Untuk membedakan domisili keluarga yang terpisah itu, keluarga yang berasal dari Amerika Serikat menggunakan kaos biru sedangkan kaos putih untuk yang berasal dari Meksiko. Mereka kemudian dikumpulkan di satu area yang terlihat seperti sungai yang kering. Saat acara ini berlangsung, keluarga diminta untuk melakukan registrasi dan mengantre. Momen inilah yang membuat terharu ketika kedua belah keluarga terpisahkan bisa saling melihat dari jauh dan melambaikan tangan.

(Foto: Netflix)

Adegan paling menyentuh dalam dokumenter ini ada pada bagian saat semua keluarga dipertemukan, saling berpelukkan erat dan diiringi dengan tawa serta tangisan. Ditambah lagi, bubuhan musik orkestra seakan-akan membuat pertemuan singkat ini menjadi sebuah bagian ajaib dengan sinematik yang mendalam. Sang sutradara, Everardo González, membuat momen reuni ini menjadi bagian yang sangat berkesan dan membuat emosi campur aduk.

Latar Belakang Film yang Belum Terjawab

Secara garis besar film yang dirilis pada 2018 ini tidak menceritakan secara rinci maksud ataupun latar belakang keluarga ini terpisahkan. Hal ini membuat penonton menebak-nebak maksud setiap bagian dan setiap menit dalam film ini. Utamanya pada pengambilan peran seorang ayah yang bertemu dengan istri dan bayinya. Adegan ini seakan-akan membuat kita sebagai penonton menebak bahwa keluarga ini terpisahkan karena ayahnya harus bekerja dalam mencari nafkah. 

Meskipun minim percakapan dan berdurasi pendek, tidak membuat kualitas “A 3 Minute Hug” dapat dipandang biasa saja,. Banyak bagian tertentu yang memiliki nilai penting terutama pada penyampaian pesan terhadap rasa kemanusiaan. Reuni keluarga singkat ini menunjukkan hal penting apa yang dapat dilakukan untuk lebih menghargainya, apakah untuk berpelukkan kepada orang yang dicintai, ataukah saling memanfaatkan dengan berkomunikasi, bisa juga saling merasakan emosi senang ataupun sedih. 

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=gzlZJQ4yY9Y[/embedyt]

Walaupun isi film ini masih memiliki tanda tanya besar dalam setiap maksud ceritanya. Film yang berdampak dengan air mata dan sedikit dialog ini berhasil memenangkan nominasi Ariel Award for Best Documentary Short Film. “A 3 Minute Hug” dapat dinikmati melalui platform Netflix.

 

Penulis: Felisitasya Manukbua

Editor: Abel Pramudya Nugrahadi

Foto: Netflix

Sumber: decider.com, rollingstone.com, unilad.co.uk

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Tontowi Ahmad Resmi Gantung Raket

May 18, 2020

Idap Afasia, Bruce Willis Pensiun dari Dunia Akting

November 5, 2022

Tingkatkan Permainan, 2K Sports Rilis Patch NBA 2K16

November 19, 2015

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?