• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

“Dekat dan Nyaring”: Melihat Kemiskinan Sehari Penuh

by
February 26, 2020
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Kalau kau pernah mencintaiku, tundalah kelegaan yang ditawarkan kematian dan hiduplah cukup lama di dunia yang ganas ini untuk menceritakan kisahku.”

– Hamlet, Babak 5, Adegan 2

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Di tengah masyarakat urban seperti Jakarta, kemiskinan sebenarnya begitu dekat dan nyaring. Ia terhimpit di antara gedung-gedung tinggi dan pemukiman elit, di balik tembok pemisah yang umumnya tak lebih dari tujuh meter. Paling tidak, ironi itulah yang coba digambarkan Sabda Armandio dalam novel “Dekat dan Nyaring”.

Pembaca diajak berkenalan dengan orang-orang yang menghuni Gang Patos, sebuah pemukiman ilegal yang berdampingan dengan Permata Permai Residence. Di kampung yang gelap dan nyaris tak tersentuh cahaya matahari itu, orang-orang bergulat dengan kemiskinan 24 jam sehari. Bertahan hidup dengan apa saja yang bisa mereka lakukan. Edi, misalnya, membuka warung 24 jam yang menjual segala hal, mulai dari daging ular asap hingga ganja palsu dari bunga bokor.

Jangan bayangkan Gang Patos serupa dengan pemukiman kumuh padat penduduk yang umum kita lihat di Jakarta. Kampung itu telah ditinggal sebagian besar penghuninya. Mereka yang tersisa kini harus berurusan dengan pemukiman elit di balik tembok yang menyuruh mereka pergi. Namun, walau dihimpit kemiskinan orang-orang Patos selalu punya cara untuk tetap hidup dan riuh.

Kisah penghuni Gang Patos yang disajikan Dio sedikit banyak mengingatkan saya pada pertunjukan musikal In The Heights karya Lin-Manuel Miranda. Keduanya sama-sama bercerita tentang riuh pemukiman kaum marjinal, ketika semua orang saling kenal dan terasa seperti keluarga. Bedanya, “Dekat dan Nyaring” terasa lebih dekat dan nyata. Terlebih, dengan sisipan legenda pertentangan Orang Patos dan Orang Koksi di dalamnya yang menyimbolkan pertentangan pendatang dan penduduk asli.

Membaca “Dekat dan Nyaring” dan ‘tinggal’ di Gang Patos selama 24 jam tak ubahnya sebuah bentuk perlawanan terhadap kelas sosial. Orang-orang Patos hidup berselimut kemiskinan. Tak jauh dari sana, penghuni Permata Indah Residence hidup bergelimang kenyamanan. “Dekat dan Nyaring” ialah refleksi kehidupan urban sesungguhnya. Realistis, sekaligus ironis.

Penulis: Charlenne Kayla Roeslie

Editor: Xena Olivia

Foto: goodreads.com

 

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

The Wilhelm Scream: Teriakan Ikonik dalam Dunia Perfilman

March 24, 2023

Alumni Jurnalistik 2011 UMN Dokumentasikan Evakuasi Korban Lion Air JT 610

November 3, 2018

Aturan Baru Mata Kuliah Umum di UMN

August 17, 2014

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?