• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

Kunci Jadi Jurnalis: Fleksibilitas dan Spesialisasi Kemampuan

by
April 23, 2017
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Acara tahunan Commpress 2017 mengadakan seminar yang kedua di Lecture Hall Universitas Multimedia Nusantara (UMN) pada Kamis (20/04/17). Seminar ini menghadirkan Pemimpin Redaksi Rolling Stone Indonesia Adib Hidayat dan Redaktur Pelaksana VICE Indonesia Ardyan Erlangga sebagai pembicara, yang sebelumnya juga telah menjadi pembicara dalam workshop bertajuk ‘Dua Jam Jadi Jurnalis’.

Mengusung tema ‘Bosan Jadi Jurnalis? Coba ‘Jurnalis’ Lain Yuk!’, seminar ini berhasil menarik perhatian banyak pengunjung, baik dari dalam maupun luar UMN. Hal ini terlihat dari jumlah peserta seminar yang cukup banyak dan terdiri atas mahasiswa UMN, mahasiswa non-UMN, dan pelajar berseragam.

Dipandu oleh dua orang moderator, Adib dan Ardyan berbagi pengetahuan mereka tentang dunia kerja jurnalis yang berbeda dari pandangan sebagian besar orang. Peserta dibekali informasi baru bahwa lulusan jurnalistik tidak selalu menjadi jurnalis yang harus meliput peristiwa-peristiwa berat dan serius. Menulis berita ringan untuk spesialisasi tertentu juga merupakan bagian dari pekerjaan jurnalis.

“Kalau kita bicara grup besar seperti Kompas, ada satu masa mereka harus rolling. Ketika satu tahun ini dia pegang ekonomi, tahun depan dia bisa pegang olahraga, berikutnya bisa musik, berikutnya bisa pegang budaya. Wartawannya menjadi sangat ahli di semuanya karena di-rolling,” ujar Adib.

Ia kemudian menambahkan bahwa lulusan jurnalistik tidak bisa langsung memutuskan spesialisasi seperti apa yang akan mereka pilih. Mereka perlu terlebih dahulu fokus kepada gaya penulisannya, baru kemudian subjeknya akan mengikuti dengan sendirinya. Hal yang sama turut diungkapkan oleh Ardyan.

“Coba sebanyak mungkin tema. Wartawan muda itu akan terbantu kalau nggak langsung melakukan spesialisasi. Kamu harus coba tulisan lain yang jauh dari bayanganmu,” tambahnya.

Selain membahas tentang pekerjanan jurnalis, kedua pembicara juga membagikan pandangan mereka tentang pendapat masyarakat yang menganggap bahwa pekerjaan sebagai jurnalis akan segera punah. Menurut Adib, menetapkan sasaran untuk bekerja menjadi wartawan bukanlah yang terpenting, melainkan fokus kepada penulisan.

“Dengan kalian bekal menulis, itu sudah menjadi CV yang akan melekat pada sosok kalian. Banyak tempat pekerjaan yang tidak harus menjadi wartawan tapi membutuhkan skill penulisan yang baik dan benar. Dunia nyata itu sangat keras. Kalian harus memahami bahwa sesudah lulus harus bekerja, walaupun pekerjaannya tidak sesuai dengan bidang kalian.”

Ardyan pun memiliki pendapat yang serupa. Menurutnya, yang terpenting adalah bersikap fleksibel dan memanfaatkan jaringan yang ada ketika bekerja menjadi wartawan. Ada dua pilihan yang bisa diambil oleh lulusan jurnalistik, yaitu menyediakan jalur karir lain setelah sebelumnya membangun jaringan di industri media, atau tetap menjadi jurnalis yang serba bisa dengan menambah keahlian.

“Keuntungan yang paling besar dari wartawan itu networking. Kasih waktu empat atau lima tahun untuk perbanyak networking, kemudian tentukan. Kalaupun mau stay sebagai jurnalis, harus perbanyak skill atau perkuat spesialisasi,” tuturnya.

Penulis: Hilel Hodawya

Editor: Kezia Maharani Sutikno

Foto: Roberdy Giobriandi

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Lalu Muhammad Zohri, Pelari Indonesia Dalam Daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2021

April 26, 2021

Transparansi Penilaian, Fokus Utama ASA 2016

July 29, 2016

Berkumpulnya Semangat Berbagi di Singing Toilet

February 21, 2014

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?