• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

Mengenal Lebih “Geisha”, Si Penghibur Tradisional Asal Jepang

by
September 8, 2022
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Melangkah santun nan anggun dengan riasan bedak putih tebal di wajah serta tubuh yang dibalut kimono panjang. Itulah yang identik dari seorang geisha. Geisha adalah pekerja seni atau seniman khas asal Jepang yang memiliki tugas untuk menghibur. 

Geisha, yang biasanya adalah seorang perempuan, dapat menghibur tamunya dengan berbagai cara, seperti menjadi teman berbincang, menuangkan teh atau sake, bernyanyi, menari, dan bermain alat musik. Alat musik yang identik dengan geisha adalah shamisen, sebuah alat musik petik yang terbuat dari kayu koboku. 

Untuk dihibur oleh geisha, tidaklah mudah. Hal tersebut karena geisha biasanya hanya menghibur para orang kaya atau bangsawan, baik dari Jepang maupun tamu dari luar negeri. 

Geisha
Ilustrasi “geisha” saat memainkan alat musik tradisional Jepang “shamisen”. (Foto: nipponclub.net)

Mengutip nipponclub.net, kata “Gei” (芸) pada geisha memiliki arti “seni”, sedangkan “Sha” (者) berartikan “orang”. Taburan atau riasan tebal pada wajah seorang geisha bukanlah bedak biasa, melainkan dikenal sebagai oshiroi. 

Oshiroi tersebut memang merupakan bubuk yang digunakan untuk memutihkan kulit. Aalasan geisha memakai taburan tebal putih tersebut yaitu agar lebih menonjolkan ekspresi pada wajahnya, dilansir kompas.com.

Namun, riasan mencolok dan rumit tersebut biasanya adalah dandanan maiko. Maiko merupakan sebutan bagi mereka yang masih belajar untuk menjadi seorang geisha. Semakin dewasa seorang geisha, maka dandanannya akan lebih sederhana. 

Tidak jarang geisha dianggap sebagai perempuan tunasusila karena dikaitkan dengan kata ‘penghibur’. Namun, kenyataannya tidaklah seperti itu. 

Walaupun profesi keduanya sama-sama menghibur, geisha sama sekali tidak memiliki hak terlibat dalam prostitusi. Sejatinya, geisha adalah seorang pekerja seni tradisional Jepang yang menampilkan kesenian-kesenian tradisional Jepang. 

Melansir dari phinemo.com, tidak mudah untuk memanggil seseorang dengan sebutan geisha. Bagi mereka yang ingin menjadi geisha, diperlukan kerja keras yang disertai pelatihan ketat selama bertahun-tahun. Selama pelatihannya itu, geisha akan mengasah kemampuannya dalam dunia seni, seperti menari, menyanyi, memainkan alat musik, etika berbicara, dan menghibur pelanggan.

Pelatihannya tidak hanya sulit dan ketat, tetapi terdapat kewajiban untuk mengorbankan masa muda mereka ketika ingin menjadi seorang geisha. Ketidakmampuan untuk memulai sebuah keluarga atau menikah (kecuali meninggalkan profesi) dan kurangnya privasi adalah beberapa di antara penghalang bagi mereka yang menginginkan menjadi geisha.

Adapun salah satu kota di Jepang yang identik dengan kota geisha, yaitu Kyoto. Selama proses pelatihannya, seorang geisha akan tinggal di sebuah tempat yang disebut Okiya. 

Baca juga: Ikigai: Cari Makna Hidup dan Kebahagiaan Ala Orang Jepang

Namun, tahukah Ultimates bahwa pada masa lampau (sejak abad ke-13) geisha tidak diperankan oleh perempuan, melainkan laki-laki dan mereka disebut taikomochi. Barulah pada abad ke-18, diperankan oleh perempuan dan tidak butuh waktu lama, geisha menjadi lebih populer. 

“Memoirs of a Geisha” karya Arthur Golden, adalah salah satu buku yang dapat Ultimates baca jika tertarik untuk menilik atau mengetahui lebih dalam tentang lika-liku kehidupan seorang geisha. 

 

Penulis: Josephine Arella 

Editor: Alycia Catelyn

Foto: nipponclub.net

Sumber: nipponclub.net, phinemo.com, kumparan.com, kompas.com

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

Justice League Versi Zack Snyder Miliki Rating +17

February 5, 2021

Perlunya Skeptis terhadap Media Massa

November 30, 2015

Kemas Isu Keberagaman dengan Cerdas

May 5, 2018

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?