• Login
Upgrade
uvcef4fq.ultimagz.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
uvcef4fq.ultimagz.com
No Result
View All Result

Intip Istilah Skena yang Ternyata Sudah Ada Sejak 2000-an

by
September 21, 2023
in Uncategorized
0
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – April lalu sempat ramai-ramainya istilah skena diperbincangkan, khususnya di media sosial TikTok. Kata gaul ini tidak ada yang tahu pasti siapa yang mempopulerkannya. Namun, skena sejatinya sudah ada sejak dari 2000-an.  

Skena sekarang ini didefinisikan sebagai singkatan dari tiga kata yaitu sua, cengkerama, dan kelana. Istilah ini dapat diartikan sebagai sebuah perkumpulan kolektif yang bercengkerama sampai berkelana bersama.  

Baca juga: Novel “Sesuk”: Wajah Baru Dalam Karya Tere Liye

Maka dari itu kata skena dekat dengan perkumpulan yang menyukai band bergenre underground seperti musik rock atau metal dan hardcore. Seperti misalnya kumpulan penggemar musik rock, maka mereka dapat disebut sebagai skena rock.  

Hal tersebut juga membuat skena merujuk kepada bagaimana sekumpulan orang dengan kesukaan yang sama ini berpenampilan dengan outfit yang serupa. Outfit yang sama tersebut menunjukkan bahwa mereka berada dalam satu rumpun penggemar dan tongkrongan. Outfit yang dimaksud ini dapat berupa baju hitam dengan kesan rock and roll ataupun hanya baju polos oversize dan memakai sepatu docmart. 

Beberapa ilustrasi outfit skena. (cdnm1.caping.co.id, glamour.com, villagepipol.com)
Beberapa ilustrasi outfit skena. (cdnm1.caping.co.id, glamour.com, villagepipol.com)

Namun, tahukah Ultimates bahwa di tengah kehadiran istilah skena ini, ada pula beberapa anggapan negatif masyarakat terhadap tren tersebut? Anggapan negatif ini merujuk pada arti ‘tongkrongan’ sebagai sebuah geng yang membedakan dan kerap merendahkan selera musik setiap kelompok atau orang. Sebab, tongkrongan atau musik yang didengar dianggap paling keren.  

Hal ini kerap disebabkan juga oleh ‘polisi skena’, sebuah sebutan bagi ‘si paling’ paham tentang skena musik tersebut. Disebut polisi karena kerap ‘mengawasi’ pembicaraan terkait musik di media sosial. Namun, polisi skena dipandang buruk karena mereka cenderung menegur atau seakan menghakimi mereka yang memiliki selera musik berbeda.  

Selain itu, polisi skena juga menegur ‘poser’. Poser diartikan sebagai orang yang hanya sekadar mengikuti hype dan bukanlah ‘penikmat musik’ sesungguhnya. Poser hanya sekadar mengikuti gaya berpakaian ala band tertentu, tanpa mengetahui lagu-lagu band tersebut. 

Kata Skena Berawal dari Terjemahan Bebas 

Melansir akurat.co, istilah skena sebetulnya sudah sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh para pegiat atau penggemar musik, begitu pula hingga saat ini. Kepala Balai Bahasa Sulawesi Selatan Ganjar Harimansyah menjelaskan bahwa kata skena sebenarnya terinspirasi dari ‘scene’. 

“Berdasarkan kamus daring, kata skena merujuk pada makna polisemi scene, yakni lingkup kegiatan, situasi, atau kancah aktivitas/minat saat ini, misalnya The Rock Music Scene atau The Fashion Scene,” ucap Ganjar pada (09/07/23), dikutip dari kompas.com. 

Istilah atau kata scene tersebut berasal dari bahasa Inggris sebagai subkultur anak muda yang sudah sempat ramai pada 2000-an awal di Amerika. Saat itu arti skena atau scene merujuk pada mode fesyen dengan warna mencolok dan pakaian ketat. Kultur di Amerika saat itu dinamakan scene hardcore.  

Baca juga: Fesyen: Sarana Ekspresi Diri Tanpa Batasan Gender

Adapun mengutip vice.com, budaya musik rock ramai digandrungi di Indonesia pada sekitar 1987 – 1991. Band-band yang membuka gerbang ramainya musik rock yaitu seperti Roxx, Adaptor, Mortus, Painfull Death, Sucker Head, dan Rotor. Maka dari itu, budaya genre musik rock pun dapat manjadi tren juga di Indonesia, salah satunya adalah skena.  

Jadi, sebetulnya istilah skena ini sudah ada sejak dahulu dan kembali trending saat ini yang artinya seputar mode dan fesyen. Hanya saja trending saat ini lebih mengaitkan antara fesyen dan juga musik, khususnya band.  

 

 

Penulis: Josephine Arella 

Editor: Vellanda 

Foto: unsplash/iam_os, cdnm1.caping.co.id, glamour.com, villagepipol.com 

Sumber: pramborsfm.com, kompas.com, akurat.co, kumparan.com, vice.com

 

Related Posts

Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”

by
August 27, 2024

“Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka

by
August 15, 2024

RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

by
July 25, 2024

Siap Guncang 5 Kota, Reality Club Umumkan Konser Tur Bertajuk “Reality Club Presents…Indonesia Tour 2024”

by
July 20, 2024

UMN Jadi Tuan Rumah Pembukaan Jakarta Australs 2024 di Indonesia

by
July 5, 2024

Premium Content

WhatsApp Status Jadi Pesaing Baru Snapchat dan Instagram

February 24, 2017

Ninotchka, Kafe Berkonsep Kekinian

March 23, 2016

Starlight Season 3 Tampilkan Bakat yang Beragam

March 12, 2017

Browse by Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tag

Explore Bali Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Recent Posts

  • Waka Waka Production Hadirkan Drama Musikal “2 AM: The Musical”
  • “Look Back”: Relasi Rumit antara Seniman dan Karya Mereka
  • RAN For Your Kids, Persembahan RAN untuk Hari Anak Nasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?